ya allah, mengapa rasa ini tak kunjung hilang dan habis dari hatiku. sudah 3th lamanya sejak kepergiannya saat itu. sudah berganti 3orang yang berikutnya. tapi rasa ini masih tetap ada dan tak bisa hilang.

selang setahun dari kepergiannya, aku tak kunjung bersama siapapun. aku tetap sendiri. tapi selama kesendirianku itu aku dekat dengan kawan lamaku sewaktu diSMA dulu. setelah berjalannya waktu dan kedekatanku dengan kawanku itu. akhirnya aku bersamanya. tapi hanya berjalan 3bulan. dan perjalanan kisahku bersamanya tak seindah sewaktu aku bersama yg dulu. dan selama aku bersamanya aku menorehkan luka dihatiku sendiri yg mungkin lebih parah dari luka bakar. lanjut cerita, selang 2bulan kemudian aku dekat dan jadi sama sahabatnya tapi sayang hanya berjalan 4hari karena aku ga sepenuh hati. tapi setelah itu aku balik lagi dengan dia tapi lagi2 hanya sesaat, cuma 1minggu.  kemudian aku dekat dengan sahabatnya yg satu lagi. selang 3bulan kemudian aku jadi dengan dia. tapi lagi2 disayangkan, hubungan ku hanya 1bulan. setelah melalui itu semua, tersadar aku bahwa ternyata aku sudah memacari 3orang sahabat yg notabennya adalah kawan aku sendiri sewaktu di SMA. astagfirullah….

setelah itu aku sadari betapa hidupku ga guna, hanya bercinta dg dia atau dia. buang2 waktu, padahal umurku sudah segini. anak2 seusiaku diumur segini itu sudah pada nikah dan punya anak tapi aku masih harus berpetualang. sungguh malangnya nasibku ini ya allah. dan akhirnya aku putuskan untuk sendiri dan menyudahi petualangan ini. walau aku harus merasa sepi ditengah keramaian tapi aku yakin aku mampu melewati ini.

akhirnya aku putuskan untuk melanjutkan sekolahku. aku kuliah di salah satu universitas islam swasta dibilangan jakarta selatan. aku menikmati hari2ku dengan segala kesibukan antara bekerja dan kuliah. aku sengaja ambil jurusan agama islam dan bersekolah di kampus islam agar mampu menjadi pribadi muslim yang lebih baik lagi dan mampu memperbaiki keburukanku.

seiring waktu berjalan, dia yg telah lama pergi dariku selama kurang lebih 3th. hadir lagi tapi bukan dalam ranah cinta. dia sempat tlp aku dan mengabarkan bahwa dirinya sedang berada di bekasi. *kilas cerita* (dulu saat aku bersamanya, dia memutuskan hubungan kita dengan alsan ingin fokus dengan diri sendiri dan karirnya dulu, aku bilang “katanya ga mau nyia-nyiain aku, kenapa kamu putusin aku padahl aku bisa ikutin kamu apa mau kamu dan jalan kamu” dia bilang ” aku ga nyia-nyiain kamu aku cuma mau fokus sendiri dulu”. (dulu saat kita masih adem2nya dia sempat mengucap kata “aku mau jadi PNS”). dan akhirnya kita putus, karena aku pun tak sanggup menghalanginya lagi). akhir th 2010 kalo gasalah aku denger kabar dari tmnnya bahwa dia sekarang di manado jd PNS. dia tlp aku saat itu, dia sedang berlibur kerumahnya dibekasi. dia tlp aku dan ingin bertemu denganku tapi sayang waktuku tak ada. selang beberapa bulan lagi diapun menelepon ku tapi lagi2 sayang waktunya tak ada.

dia itu fany febrianto. menurutku simanis dari bekasi 🙂

dia yg sudah memberikan aku banyak pelajaran berharga tentang hidup dan juga telah meninggalkan luka dan harapan. kini dia hadir dengan apa yg sudah dia ucapkan waktu itu. keinginannya untuk jdai PNS terwujud. salut aku dengan dia. dia lah yg memotifasi aku tuk berjuang meraih mimpi dan memperjuangkan keinginanku 🙂

tapi tapi satu hal yg aku sedihi, sudah sekian lelaki bersamaku setelah dia pergi tp rasa ku terhadap dia tetap ada dan tidak luntur sedikitpun, sedih rasanya lihat keadaan aku ini.

aku terus menyimpan rasa untuknya dan merindukannya. itu hal yg sia-sia menurutku karena dia sudah jauh disana dan entah apa aku dan dia bisa bertemu lagi atau tidak.

ya allah sungguh Engkau maha tahu tentang isi hatiku dan akupun tau Engkau maha tau yg terbaik untukku. aku mohon buang jauh2 rasa ini dari hatiku dan hilangkan dari hatiku ini ya allah. karena untuk menyampaikannyapun aku tak sanggup itu terlalu berresiko bagiku. lagi pula aku tau dia takkan peduli dengan ini.

ku sedih ya allah, kenapa rasa itu begitu besar dan tak hilang sedikitpun. sedangkan rasa untuk mencinta dan merindu Rasul-Mu aku tak punya sebesar itu.

aku malu ya allah..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s