ORGANISASI BIOLOGI

PENDAHULUAN

A.Tujuan

Dalam penyusunan karya ilmiah ini, tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. Adapun tujuan tersebut adalah:

  1. Untuk memenuhi tugas UAS semester 1
  2. Untuk Mengetahui pengertian dari organisasi biologi
  3. Untuk Mengetahui penjabaran tentang organisasi biologi
  4. Untuk Mengetahui dalil-dalil dari Al qur’an ataupun dari Al hadist terkait dengan organisasi biologi

B.Latar Belakang

Biologi (ilmu hayat) adalah ilmu mengenai kehidupan. Istilah ini diambil dari bahasa Belanda “biologie”, yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, βίος, bios (“hidup”) dan λόγος,logos (“lambang”, “ilmu”). Dahulu—sampai tahun 1970-an—digunakan istilah ilmu hayat (diambil dari bahasa Arab, artinya “ilmu kehidupan”).1 Sedangkan organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua makhluk atau lebih.

Jadi organisasi biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua makhluk hidup atau lebih.

Interaksi antarsesama makhluk dan dengan alam sekitar mereka dipelajari dalam ekologi. Sedangkan tempat dimana kehidupan tersebut berlangsung dinamakan dengan ekosistem.

Dengan demikian karya ilmiah ini akan menjelaskan tentang organisasi biologi beserta dalilnya yang terkait.

C.Sejarah dan Ruang Lingkup Ekologi dan Ekosistem

 

ekologi

1. Istilah ekologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu oikos dan logos. Istilah ini mula-mula diperkenalkan oleh Ernst Haeckel pada tahun 1869.


1 contoh makalah biologi. Diakses dari http://www.filesking.net/doc/contoh-makalahbiologi.html pada tanggal 22 februari 2012

Tetapi jauh sebelurmya, studi dalam bidang-bidang yang sekarang termasuk dalam ruang lingkup ekologi telah dilakukan oleh para pakar.

2. Ekologi merupakan cabang biologi, dan merupakan bagian dasar dari biologi. Ruang lingkup ekologi meliputi populasi, komunitas, ekosistein, hingga biosfer. Studi-studi ekologi dikelompokkan ke dalam autekologi dan sinekologi.

3. Ekologi berkembang seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan ekologi tak lepas dari perkembangan ilmu yang lain. Misalnya, berkembangnya ilmu komputer sangat membantu perkembangan ekologi. Penggunaan model-model matematika dalam ekologi misalnya, tidak lepas dari perkembangan matematika dan ilmu kornputer.

Ekosistem

1. Ekosistem merupakan satuan fungsional dasar yang menyangkut proses interaksi organisme hidup dengan lingkungan mereka. Istilah tersebut pada mulanya diperkenalkan oleh A.G.Tansley pada tahun 1935. Sebelumnya, telah digrrnakan istilah-istilah lain, yairu biocoenosis, dan mikrokosmos.

2. Setiap ekosistem memiliki enam komponen yaitu produsen, makrokonsumen, mikrokonsumen, bahan anorganik, bahan organik, dan kisaran iklim. Perbedaan antar ekosistem hanya pada unsur-unsur penyusun masing-masing komponen tersebut. Masing-masing komponen ekosistem mempunyai peranan dan mereka saling terkait dalam melaksanakan proses-proses dalam ekosistem. Proses-proses dalam ekosistem meliputi aliran energi, rantai makanan, pola keanekaragaman, siklus materi, perkembangan, dan pengendalian.

3. Daerah Aliran sungai (DAS) dari suatu badan air, akan menentukan stabilitas dan proses metabolisme yang berlangsung di dalam badan air yang bersangkutan. Pengelolaan badan air harus menyertakan pengelolaan daerah aliran sungainya.

4. Setiap ekosistem rnampu mengendalikan dirinya sendiri, dan mampu menangkal setiap gangguan terhadapnya. Kemampuan ini disebut homeostasis. Tetapi kemampuan ini ada batasnya. Bilamana batas kemampuan tersebut dilampaui, ekosistem akan mengalami gangguan. Pencemaran lingkungan merupakan salah satu bentuk gangguan ekosistem akibat terlampauinya kemampuan homeostasis.2

 


2 sejarah dan ruanglingkup ekologi dan ekosistem. Diakses dari http://massofa.wordpress.com/2008/09/23/sejarah-dan-ruang-lingkup-ekologi-dan-ekosistem/  pada tanggal 09 maret 2012

PEMBAHASAN

A.Ekologi

            Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi  antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst haeckel (1834-1914).3 Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosisitem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Konsep Ekologi

Hubungan keterkaitan dan ketergantungan antara seluruh komponen ekosistem harus dipertahankan dalam kondisi yang stabil dan seimbang (homeostatis). Perubahan terhadap salah satu komponen akan memengaruhi komponen lainnya.homeostatis adalah kecenderungan sistem biologi untuk menahan perubahan dan selalu berada dalam keseimbangan.

Ekosistem mampu memelihara dan mengatur diri sendiri seperti halnya komponen penyusunnya yaitu organisme dan populasi. Dengan demikian, ekosistem dapat dianggap suatu cibernetik di alam. Namun manusia cenderung mengganggu sistem pengendalian alamiah ini. ekosistem merupakan kumpulan dari bermacam-macam dari alam tersebut, contoh hewan, tumbuhan, lingkungan, dan yang terakhir manusia.4


3 Hutagalung RA. 2010. Ekologi Dasar. Jakarta. Hlm: 20-27

4Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, ekologi. Artikel diakses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Ekologi pada tanggal 09 maret 2012

B.Ekosistem

Istilah lain ekosistem = biocoenosis = mikrocosm = geobiocoenocis.

Ekosistem adalah tempat dimana kehidupan berlangsung dalam sistem yang teratur dan mandiri atau ketergantungan, misalnya rantai/jaringan makanan dan siklus hidrologi.

Ekosistem adalah sistem kehidupan atau sistem yang mandiri (artinya mencukupi seluruh kebutuhannya sendiri secara berkesinambungan/self-sustained).

Ilmu geografi mempelajari ekosistem sebagai bagian dari ruang/muka bumi dalam sistem kehidupannya (contoh pengwilayaan,mangrove, dan pengelolaan sumberdaya alam dan sistem daerah aliran sungai/danau).

Susunan Ekosistem

Dilihat dari susunan dan fungsinya, suatu ekosistem tersusun atas komponen sebagai berikut.

  1. komponen autotrof

(Auto = sendiri dan trophikos = menyediakan makan).
Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen, contohnya tumbuh-tumbuhan hijau.

  1. komponen heterotrof

(Heteros = berbeda, trophikos = makanan).
Heterotrof merupakan organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai makanannya dan bahan tersebut disediakan oleh organisme lain. Yang tergolong heterotrof adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba.

  1. bahan tak hidup (abiotik)

Bahan tak hidup yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari. Bahan tak hidup merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup.

  1. Pengurai (dekomposer)

Pengurai adalah organisme heterotrof yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati (bahan organik kompleks). Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Termasuk pengurai ini adalah bakteri dan jamur.5


5 biologi,susunan dan macam ekosistem. 2000. Diakses dari http://kambing.ui.ac.id/bebas/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0034%20Bio%201-7e.htm pada tanggal 09 maret 2012

C.Tipologi Ekosistem

     Ekosistem adalah seperangkat komponen abiotik dan biotik            yang mempunyai hubungan saling keterkaitan/saling membutuhkan.

Darisegi jenjang makanan ada dua komponen ekosistem yaitu;

  1. Autotrofik
  2. Heterotrofik

Dari segi fungsional, ekosistem dapat dianalisa menurut;

  1. Lingkaran, energi
  2. Rantai makanan
  3. Pola keragaman, dalam waktu, dan ruang
  4. Perkembangan dan evolusi
  1. Pengendalian (cybernetics)

KOMPONEN EKOSISTEM ABIOTIK

AIR→UDARA→TANAH→SINAR MATAHARI→SUHU

KOMPONEN EKOSISTEM BIOTIK

  1. PRODUSEN→makhluk hidup yang mampu membuat makanan melalui fotosintesis
  2. KONSUMEN→makhluk hidup yang makanannya tergantung pada produsen. →KARNIVORA

HERBIVORA

       →OMNIVORA

        3. PENGURAI (DEKOMPOSER)→makhluk hidup yang mampu mengurai zat   yang sudah tidak terpakai/organik menjadi anorganik.

D.Macam-macam Interaksi Dalam Komunitas

  1. PREDASI→Interaksi populasi yang satu memakan (predator) yang lain (pray)
  2. KOMPETISI→Interaksi populasi yang memiliki niche yang sama sehingga terjadi persaingan, yang menang dapat survive.
  3. KOMENSALISME→Interaksi populasi yang satu mendapat keuntungan tapi tidak merugikan yang lain.
  4. MUTUALISME→Interaksi populasi yang saling menguntungkan
  5. PARASITISME→Interaksi populasi yang satu merugikan yang lain.

E.Dalil-dalil Terkait Dengan Organisasi Biologi

وَاْلاَنْعَامَ خَلَقَهَا لَكُمْ فِيْهَادِفْءٌوَّمَنَافِعُ وَمِنْهَاتَأكُلُوْنَ.

Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan.(Qs: AN NAHL  [5] )

هُوَالَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءًلَّكُمْ مِّنْهُ شَرَابٌ وَّمِنْهُ شَجَرٌفِيهِ تُسِيمُوْنَ.

Dia lah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu,sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya), kamu mengembalakan ternakmu.(Qs: AN NAHL [10] )

وَّاْلخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيْرَلِتَرْكَبُوْهَاوَزِيْنَةً وَيَخْلُقُ مَالاَتَعْلَمُوْنَ

Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. (Qs: AN NAHL [8] )

وَهُوَالَّذِي سَخَّرَالْبَحْرَلِتَأكُلُوَامِنْهُ لَحْمًاطَرِيًّا وَّتَسْتَخْرِجُوامِنْهُ حِلْيَةً تَلبَسُوْنَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ مَوَاخِرَفِيهِ وَلِتَبْتَغُوْامِنْ فَضْلِهٖ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Dan dia-lah,Allah yang menundukkan lautan (untukmu),agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kami mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai, dan kamu melihat bahtera daripadanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karuniaNya, dan supaya kamu bersyukur. (Qs: AN NAHL [14])

 الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ اْلاَرْضَ فِرَاشًاوَّالسَّمَاٙءَبِنَاٙءً وَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاٙءِمَاٙءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًالَّكُمْ فَلاَ تَجْعَلوُاْ لِلّهِ اَنْدَادًاوَّاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Dialah yang menjdaikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah padahal kamu mengetahui. (Qs: AL BAQARAH [22])

وَمَايَسْتَوِى اْلبَحْرٰنِ هٰذَاعَذْبٌ فُرَاتٌ سَاٙٮِٕغٌ شَرَابُهُ وَهٰذَامِلْحٌ اُجَاجٌ وَمِنْ كُلٍّ تَأكُلُوْنَ لَحْمًا طَرِيًّاوَّتَسْتَخْرِجُوْنَ حِلْيَةً تَلْبَسُوْنَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ فِيْهِ مَوَاخِرَلِتَبْتَغُوْامِنْ فَضْلِهٖ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Dan tiada sama(antara) dua laut, yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakannya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur. (Qs FAATHIR [12] )

حَدَّثَنَاقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ حَدَّثَنَا أَبُوعَوَانَةَ ح و حَدَّثَنِي عَبْدُالرَّحْمَنِ بْنُ الْمُبَرَكِ حَدَّثَنَا أَبُوعَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَعَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكِ رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ قَالَ,قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْيَزْرَعُ زَرْعًافَيَأكُلُ مِنْهُ طَيْرٌأَوْإِنْسَانٌ أَوْبَهِمَةٌ إَلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ وَقَالَ لَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا أَبَانُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ حَدَّثَنَاأَنَسٌ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin sa’id telah menceritakan kepada kami Abu ‘awanah. Dan diriwayatkan pula telah menceritakan kepada saya ‘abdurrahman bin al mubarak telah menceritakan kepada kami abu ‘awanah dari kutabah dari anas bin malik radiallahu’anhu berkata, Rasulullah shalallahu’alaihi wasalam bersabda: “tidaklah seorang  muslimpun yang bercocok tanam atau menanam satu tanaman lalu tanaman itu dimakan oleh burung atau manusia atau hewan melainkan itu menjadi shadaqah baginya”. Dan berkata, kepada kami muslim telah menceritakan kepada saya Aban telah menceritakan kepada kami Qatadah telah menceritakan kepada kami. Anas dari Nabi shalallahu’alaihi wasallam. (SHAHIH BUKHARI : 2152)

حَدَّثَنَايَحْيَ بْنُ مَعِيْنٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُبْنُ خَالِدٍ الْخَيَّاطُ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِبْنِ نُفَيْرٍعَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ قَالَ إِذَا رَمَيْتَ الصَّيْدَ فَأَدْرَكْتَهُ بَعْدَ ثَلَاثِ لَيَالٍ وَسَهْمُكَ فِيْهِ فَكُلْهُ مَالَمْ يُنْتِنْ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin ma’in, telah menceritaka kepada kami Hammad bin Khalid Al Khayyath, dari Mu’awiyah bin Shalih dari Abdurrahman bin Jubair bin Nufair, dari ayahnya, dari Tsa’labah Al Khusyani, dari Nabi shalallahu’alaihi wasallam, beliau berasbda: “apabila engkau memanah hewan buruan kemudian engkau mendapatinya setelah tiga malam dan anak panahmu ada adanya, maka makanlah” selama belum membusuk! (Sunan abu daud : 2477)

اَوَلَمْ يَرَوْااَنَّانَسُوْقُ الْمَاٙءَاِلَى الْاَرْضِ الْجُرُزِفَنُخْرِجُ بِهٖ زَرْعًاتَأْكُلُ مِنْهُ اَنْعَامُهُمْ وَاَنْفُسُهُمْۗ اَفَلَايُبْصِرُوْنَ

Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwasanya kami menghalau (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanaman-tanaman yang daripadanya (dapat) makan binatang-binatang ternak merekadan mereka sendiri. Maka apakah mereka tidak memperhatikan? (Qs ASSAJDAH [27])

وَهُوَالَّذِيٙ اَنْشَاَجَنّٰتٍ مَّعْرُوْشٰتٍ وَّغَيْرَمَعْرُوْشٰتٍ وَّالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًااُكُلُهُ وَالزَّيْتُوْنَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًاوَّغَيْرَمُتَشَابِهٍۗ كُلُوْامِنْ ثَمَرِهٖ اِذَاٙاَثْمَرَوَاٰتُوْاحَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهٖۗ وَلَاتُسْرِفُوْاۗاِنَّهُ لاَيُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

Dan dialah yang menjadikan kebun-kebun yang bejunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin) dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (Qs AL AN’AAM [141])

وَاِنَّ لَكُمْ فِى اْلاَنْعَامِ لَعِبْرَةٌۚ نُسْقِيْكُمْ مٍّمَّافِيْ بُطُوْنِهٖ مِنْۢ بَۢيْنِ فَرْثٍ وَّدَمٍ لَّبَنًاجَالِمًاسَاٙٮِٕغًالِّلشٰرِبِيْنَ

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (Qs AN NAHL [66])

ثُمَّ كُلِيْ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَاسْلُكِيْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًاۗيَجْرُجُ مِنْ بُۢطُوْنِهَاشَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهُ فِيْهِ شِفَاٙءٌلِّلنَّاسِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَهً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan tuhanmu yang telah dimudahan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (Qs AN NAHL [69])

dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (membawa)nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu onta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu).  (Qs AN NAHL [80])

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka (ketahuilah) Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya Dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. dan kamu Lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-  

tumbuhan yang indah.

([5] Qs AL HAJJ)

 dan Sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar benar terdapat

pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan,

 dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kamu diangkut.

([Qs AL MU’MINUN [21-22)

Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut  sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. (Qs AL MAIDAH [96] )

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka. (Qs Ali Imran [190-191] )

PENUTUP

A.KESIMPULAN   

Dari uraian di atas dapat kami simpulkan sebagai berikut.

  1. Biologi (ilmu hayat) adalah ilmu mengenai kehidupan.
  2. Organisasi biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua makhluk hidup atau lebih.
  3. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi  antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya.
  4. Ekosistem adalah tempat dimana kehidupan berlangsung dalam sistem yang teratur dan mandiri atau ketergantungan, misalnya rantai/jaringan makanan dan siklus hidrologi.
  5. tipologi ekosistem,

Darisegi jenjang makanan ada dua komponen ekosistem yaitu;

Autotrofik

Heterotrofik

Dari segi fungsional, ekosistem dapat dianalisa menurut;

Lingkaran, energi

Rantai makanan

Pola keragaman, dalam waktu, dan ruang

Perkembangan dan evolusi

Pengendalian (cybernetics)

  1. Macam-macam interaksi dalam komunitas, yaitu: predasi, kompetisi, komensalisme, mutualisme,dan paraditisme.
  2. Dalil-dalil terkait dengan organisasi biologi yang terurai di atas

B.SARAN

Agar dalam penyusunan karya ilmiah ini bisa memberikan manfaat yang besar maka penulis menyarankan:

  1. mengambil intisari dari karya ilmiah yang kami buat ini.
  2. memahami organisasi biologi beserta dalil-dalil yang terkait.

DAFTAR PUSTAKA

 

contoh makalah biologi. Diakses dari www.filesking.net/doc/contoh-makalah     biologi.html pada tanggal 22 februari 2012

Hutagalung RA. 2010. Ekologi Dasar. Jakarta. Hlm: 20-27

Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, ekologi. Artikel diakses dari                 http://id.wikipedia.org/wiki/Ekologi

Biologi,susunan dan mana ekosistem. 2000. Diakses dari

http://kambing.ui.ac.id/bebas/v12/sponsor/SponsorPendamping/Praweda/Biologi/0034%20Bio%201-7e.htm

sejarah dan ruanglingkup ekologi dan ekosistem. Diakses dari

http://massofa.wordpress.com/2008/09/23/sejarah-dan-ruang-lingkup-ekologi-dan-ekosistem/  pada tanggal 09 maret 2012

Microsoft power point Ilmu Alamiah Dasar, kajian ke-8

Al qur’an dan Al Hadits

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s